Artikel Berita

HKTI Tetapkan 8 Rekomendasi Rakernas, Salah Satunya Dukung Penuh Pemerintahan Prabowo-Gibran

Penulis

Super Admin

Diterbitkan

04 Desember 2025

Kategori

Pengumuman

Dilihat

131x

Penulis

Super Admin

Tanggal

04/12/2025

Kategori

Pengumuman

Dilihat

131x

#rakernas 1 hkti#rakernas hkti#hkti#Sudaryono#Abdul Kadir Karding#prabowo

Bogor - Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) menetapkan delapan rekomendasi strategis dalam Rapat Kerja Nasional (Rakernas) I di Bogor. Rekomendasi ini menjadi arah kerja organisasi untuk memperkuat peran petani sekaligus mendukung program pembangunan pangan nasional.

Sekretaris Jenderal HKTI, Abdul Kadir Karding, menegaskan bahwa Rakernas tahun ini menghasilkan langkah-langkah yang realistis dan berorientasi pada kebutuhan petani di lapangan.

“Rekomendasi ini adalah peta jalan HKTI untuk bekerja lebih rapi, lebih terarah, dan lebih dekat dengan petani. Kami ingin organisasi hadir sebagai solusi, bukan sekadar simbol,” ujar Karding dalam keterangannya.

Dalam Rakernas tersebut, HKTI merumuskan delapan rekomendasi sebagai berikut:

Penguatan organisasi HKTI di seluruh tingkat kepengurusan, mulai dari DPN, DPD, DPC, PAC, hingga Pengurus Ranting.

Dukungan penuh terhadap program Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka, khususnya agenda swasembada pangan berkelanjutan.

Kaderisasi HKTI di seluruh tingkatan yang akan dimulai pada awal tahun 2026.

Penguatan koperasi, badan usaha, lembaga, serta organisasi otonom HKTI untuk memperkuat kemandirian ekonomi petani.

Keterlibatan aktif HKTI dalam Program Makan Bergizi Gratis, terutama dalam penguatan rantai pasok bahan pangan.

HKTI memimpin dan memperluas ekspor hasil pertanian, termasuk membuka pasar baru dan mendorong peningkatan kualitas komoditas.

HKTI berkomitmen menjadi organisasi pemberi solusi atas berbagai persoalan di sektor pertanian, baik teknis maupun kebijakan.

Melakukan monitoring dan evaluasi rutin terhadap seluruh program kerja HKTI agar implementasi kebijakan berjalan efektif.

Menurut Karding, seluruh rekomendasi ini dirancang agar HKTI tidak hanya hadir sebagai organisasi advokasi, tetapi juga motor penggerak peningkatan kesejahteraan petani.

“Kami ingin memastikan HKTI turun langsung, mengawal program pemerintah, memperkuat koperasi, hingga membawa komoditas petani ke pasar ekspor. Semua ini untuk satu tujuan: meningkatkan kesejahteraan petani Indonesia,” tegasnya.

Rakernas I HKTI ditutup dengan penandatanganan resmi rekomendasi oleh pimpinan sidang sebagai dasar langkah organisasi dalam beberapa tahun ke depan.